Karya Literasi

Romansa Mimpi Masa Depan

Jenis Karya: Antologi Cerpen

Sekolah: SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo

Tahun Terbit: 2026

Penulis: Bachtiar Adi Saputra, M.Pd., dkk.

Penerbit: PT Nyala Masadepan Indonesia (Nyalanesia)

QR Code Buku Nasional (CBN): 62-762-3270-006

Narasi karya : 

Buku yang ada di tangan pembaca ini merupakan hasil kolaborasi literasi dari 60 karya, ditulis oleh 5 guru sebagai tim literasi sekolah bersama 55 siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 2 Taman pada tahun 2026.

Setiap judul dalam buku ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan jejak langkah dari mimpi-mimpi yang sedang tumbuh. Dari “Saccharum Officinarum di Ujung Senja” yang mengajarkan tentang pengorbanan, hingga “Langit yang Dipinjamkan”, “Dear Tomorrow”, dan “Surat Untukku di Masa Depan” yang merekam harapan-harapan sederhana namun bermakna. Ada pula kisah-kisah tentang perjuangan, seperti “Darah, Keringat, dan Mimpi, Langkah Menuju Langit”, hingga “Membawa Nama Mereka Sampai Puncak”, yang menggambarkan bahwa setiap mimpi memiliki harga yang harus diperjuangkan.

Di sisi lain, romansa hadir dengan cara yang lembut dan jujur. Melalui judul-judul seperti ‘Cinta di Antara Cita-Cita”, “Saat Mimpi dan Kamu Bertemu”, “Kita yang Terlambat Mengucap”, hingga “Her Smile Was a Lie”, pembaca diajak memahami bahwa perasaan dan masa depan sering kali berjalan beriringan, kadang saling menguatkan, kadang justru menguji pilihan.

Buku ini mengusung tema besar romansa mimpi masa depan, sebuah fase di mana harapan, perjuangan, dan perasaan saling bertaut. Para penulis muda dalam buku ini tidak hanya bercerita tentang keberhasilan, tetapi juga tentang keraguan, kehilangan, kegagalan, dan keberanian untuk tetap melangkah. Karena sejatinya, mimpi bukan hanya tentang tujuan akhir, melainkan tentang perjalanan yang membentuk siapa kita.

Lebih dari sekadar kumpulan cerpen, buku ini adalah cermin dari generasi yang sedang belajar memahami hidup. Generasi yang mungkin belum sampai, tetapi terus berjalan. Generasi yang mungkin belum sempurna, tetapi berani bermimpi.

  1. Teman Perjalanan

Jenis Karya: Antologi Cerpen

Sekolah: SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo

Tahun Terbit: 2025

Penulis: Bachtiar Adi Saputra, M.Pd., dkk.

Penerbit: PT Nyala Masadepan Indonesia (Nyalanesia)

Narasi Karya 

Novel dengan latar “Teman Perjalanan” yang ada di tangan pembaca ini adalah buah karya dan imajinasi dari siswa-siswi terbaik SMP Muhammadiyah 2 Taman.

Setiap lembar dalam buku ini adalah sebuah perjalanan. Perjalanan tentang persahabatan, tentang keluarga, dan tentang bagaimana kedua hal itu saling berkelindan membentuk pribadi. Kamu akan diajak menyelami kisah-kisah hangat, lucu, haru, dan penuh makna yang dibalut dalam tema kehidupan sehari-hari. Dari petualangan bersama sahabat di sudut kota hingga momen-momen intim bersama keluarga di rumah, setiap cerita adalah cerminan dari

pengalaman, impian, dan pelajaran hidup yang direkam oleh para penulis muda ini.

Novel ini bukan sekadar kumpulan cerita, melainkan jendela menuju dunia mereka yang penuh warna. Sebuah memori terekam hebat dibumbui motivasi dari dan untuk siapa pun yang sedang larut dalam cerita.

  1. Simfoni Warna

Jenis Karya: Antologi Puisi

Sekolah: SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo

Tahun Terbit: 2024

Penulis: Bachtiar Adi Saputra, M.Pd., dkk.

Penerbit: PT Nyala Masadepan Indonesia (Nyalanesia)

QR Code Buku Nasional (CBN): 62-762-2981-712

Narasi Karya:

Simfoni Warna merupakan antologi puisi yang lahir dari denyut nadi literasi di SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo—sekolah yang tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ladang subur bagi tumbuhnya gagasan, imajinasi, dan ekspresi kreatif para siswa dan guru.

Buku ini menjadi bukti bahwa sekolah bukan sekadar ruang kelas dan papan tulis, tetapi adalah ruang hidup yang berdenyut, yang memberi ruang bagi warganya untuk berkarya, bermakna, dan menyuarakan nurani. Di balik setiap bait puisi dalam Simfoni Warna, mengalir semangat untuk menafsirkan dunia dengan kata, serta menggugah rasa dan nurani melalui estetika sastra.

Dengan keterlibatan aktif dalam Program Literasi Nasional bersama Nyalanesia, Simfoni Warna membuktikan bahwa literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang menyalakan kehidupan. Kehidupan yang berpikir, berempati, dan berbudaya. Di bawah kepemimpinan yang visioner, sekolah ini telah menjadikan literasi sebagai denyut utama pendidikan yang humanis dan futuris.

Mari terus bergandeng tangan, menyalakan harapan lewat kata, dan #NyalakanMasadepan bersama literasi!

  1. Pengabdian Tuk Asaku

Jenis Karya: Antologi Cerpen

Sekolah: SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo

Tahun Terbit: 2023

Penulis: Bachtiar Adi Saputra, M.Pd., dkk.

Penerbit: PT Nyala Masadepan Indonesia (Nyalanesia)

QR Code Buku Nasional (CBN): 82-762-3265-103

Narasi Karya:

SENYUM penuh harap, tawa yang menggetarkan, hingga tangis yang menghanyutkan. Itulah yang berusaha kami hadirkan dalam kumpulan cerpen ini berjudul Pengabdian Tuk Asaku. Melalui lima cerita pendek dari pendidik dan lima puluh dua cerita pendek dari peserta didik yang kami sajikan, kami ingin membawa Anda dalam perjalanan inspiratif dan memikat yang akan mengusik hati dan menumbuhkan semangat.

Cerpen-cerpen dalam buku ini merefleksikan kekuatan rasa penguat asa dalam menghadapi liku-liku kehidupan. Setiap tokoh dalam cerita kami memiliki kisahnya sendiri, menghadapi berbagai cobaan, tantangan, dan pilihan hidup. Namun, mereka berjuang, berdamai, dan bersemangat untuk menggapai impian dan tujuan mereka.

  1. Pelangi Harapan di ujung Impian

Jenis Karya: Kumpulan Karya Guru Spemduta

Sekolah: SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo

Tahun Terbit: 2023

Penulis: Bachtiar Adi Saputra, M.Pd., dkk.

Penerbit: PT Nyala Masadepan Indonesia (Nyalanesia)

QR Code Buku Nasional (CBN): 62-1277-6981-119

Narasi karya

Kami dengan bangga memperkenalkan buku istimewa karya kami bersama yang berjudul “Pelangi Harapan di Ujung Impian.” Buku ini merupakan kumpulan dari 56 kisah-kisah inspiratif yang telah diceritakan oleh para pahlawan sejati di antara kita, yaitu bapak ibu guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 2 Taman.

Kisah-kisah dalam buku ini bukanlah sekadar catatan perjalanan hidup biasa. Karya ini adalah bukti betapa kuatnya tekad dan semangat kami dalam menghadapi segala rintangan menuju impian. Buku ini adalah cerminan dari perjuangan nyata yang dipenuhi dengan tantangan dan ketekunan, hingga akhirnya mencapai puncak impian.

“Pelangi Harapan di Ujung Impian” bukan hanya untuk kalangan tertentu, tetapi untuk semua orang. Buku ini mengajarkan kita bahwa dalam setiap langkah dalam perjalanan hidup kita, harapan adalah cahaya yang akan selalu membimbing kita melewati kegelapan menuju ujung impian yang diidamkan.

  1. Media Pembelajaran STELLAR Board Game 

Stellar Board Game bukan sekadar permainan, tapi perjalanan edukatif melintasi tata surya. Dirancang khusus untuk peserta didik berkebutuhan khusus, permainan ini mengubah materi sains planet yang kompleks menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan ramah indera. Dengan visual yang menarik, komponen yang dapat disentuh, dan alur bermain yang terstruktur, Stellar membantu siswa memahami urutan planet, ciri-ciri setiap planet, dan fenomena luar angkasa lainnya.

Melalui aktivitas membaca instruksi sederhana, menebak petunjuk planet, mencocokkan ikon, hingga mengeja nama-nama planet, siswa terlatih dalam aspek kognitif sekaligus kemampuan literasi. Setiap kartu dan papan permainan dirancang dengan kejelasan dan aksesibilitas, sehingga siswa bisa bermain dengan percaya diri dan rasa ingin tahu. Baik bersama teman, terapis, maupun keluarga, Stellar menghadirkan suasana inklusi, imajinasi, dan penemuan ilmiah.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait